Urbanstories

4 Tips Liburan Nyaman ke Jepang Usai Biaya Visa Naik 5 Kali Lipat

Oleh William Ciputra6 Juli 2026
4 Tips Liburan Nyaman ke Jepang Usai Biaya Visa Naik 5 Kali Lipat

Wisata Jepang.jpg

Jakarta - Biaya pengajuan visa Jepang resmi mengalami kenaikan mulai 1 Juli 2026. Tak tanggung-tanggung, kenaikan 5x lipat ini membuat biaya pengurusan visa Jepang menjadi 15.000 Yen atau Rp1,67 Jutaan, dari yang awalnya hanya sebesar Rp334.000. 

Kondisi ini membuat calon wisatawan perlu lebih cermat dalam menyusun anggaran agar pengeluaran selama liburan tetap terkendali.

Selain memperhitungkan biaya visa, wisatawan juga disarankan mempersiapkan perjalanan secara menyeluruh, mulai dari menyusun itinerary yang realistis hingga mengantisipasi berbagai risiko yang dapat terjadi selama berada di Negeri Sakura.

Berdasarkan pengalaman menangani klaim asuransi perjalanan, Allianz Utama Indonesia membagikan sejumlah tips yang dapat membantu, terutama bagi wisatawan yang baru pertama kali berkunjung ke Jepang.

1. Susun itinerary yang realistis

Banyak wisatawan menjadikan destinasi populer seperti Tokyo Skytree sebagai tujuan utama. Namun, tingginya jumlah pengunjung, terutama saat musim liburan, kerap membuat wisatawan harus mengantre lama sehingga waktu yang tersedia menjadi kurang optimal.

Sebagai alternatif, terdapat sejumlah observatorium gratis seperti Tokyo Metropolitan Government Building maupun Bunkyo Civic Center yang menawarkan panorama kota Tokyo tanpa biaya masuk. Melakukan riset destinasi sebelum berangkat dapat membantu menemukan lokasi yang lebih sesuai dengan preferensi, waktu, dan anggaran.

2. Jangan terburu-buru membeli JR Pass

Japan Rail Pass (JR Pass) memang dikenal praktis untuk bepergian antarkota di Jepang. Namun, setelah adanya penyesuaian harga dalam beberapa waktu terakhir, tiket tersebut belum tentu menjadi pilihan paling hemat bagi semua wisatawan.

Jika perjalanan hanya mencakup beberapa kota atau hanya menggunakan Shinkansen satu kali, membeli tiket secara terpisah atau memanfaatkan regional pass bisa menjadi opsi yang lebih ekonomis. Oleh karena itu, sebaiknya tentukan rute perjalanan terlebih dahulu sebelum membeli JR Pass.

3. Hitung seluruh biaya perjalanan, bukan hanya tiket pesawat

Mulai 1 Juli 2026, Pemerintah Jepang menaikkan biaya pengajuan visa bagi wisatawan asing. Biaya visa single-entry kini menjadi 15.000 yen dari sebelumnya 3.000 yen, sedangkan visa multiple-entry naik menjadi 30.000 yen dari sebelumnya 6.000 yen.

Selain visa, wisatawan juga perlu memperhitungkan berbagai pengeluaran lain, seperti transportasi lokal, pajak hotel (city tax), biaya bagasi tambahan, hingga reservasi beberapa objek wisata. Dengan menyusun anggaran secara lebih rinci sejak awal, risiko pengeluaran tak terduga selama perjalanan dapat diminimalkan.

4. Siapkan perlindungan untuk risiko perjalanan

Gangguan selama perjalanan ternyata lebih sering terjadi dibandingkan yang dibayangkan banyak wisatawan. Berdasarkan data klaim Allianz Utama Indonesia sepanjang 2026, penundaan perjalanan menjadi klaim yang paling banyak diajukan, disusul perlindungan bagasi serta biaya medis di luar negeri.

Sementara untuk perjalanan ke Jepang, penundaan perjalanan juga menjadi kasus yang paling sering terjadi. Selain itu, wisatawan juga cukup banyak mengalami gangguan perjalanan yang menyebabkan kehilangan transportasi lanjutan, kebutuhan biaya medis, hingga masalah bagasi.

Menurut Direktur & Chief Technical Officer Allianz Utama Indonesia, Ignatius Hendrawan, banyak wisatawan lebih fokus mencari tiket murah atau menyusun itinerary yang padat, padahal kenyamanan liburan juga ditentukan oleh kesiapan menghadapi berbagai kemungkinan yang terjadi selama perjalanan.

"Pengalaman liburan yang nyaman ditentukan oleh seberapa matang persiapan yang dilakukan sejak sebelum keberangkatan. Selain riset destinasi dan menyusun anggaran, wisatawan juga perlu mempertimbangkan perlindungan yang tepat agar lebih siap menghadapi berbagai risiko selama perjalanan," ujarnya, Senin (6/7/2026).

Dengan persiapan yang matang, wisatawan dapat menikmati liburan ke Jepang dengan lebih nyaman sekaligus meminimalkan pengeluaran maupun gangguan yang tidak diinginkan selama perjalanan.