Urbanstories

Musikal Senja Teduh Pelita Ajak Merenungkan Masa Depan Bumi

Oleh William Ciputra6 Juli 2026
Musikal Senja Teduh Pelita Ajak Merenungkan Masa Depan Bumi

Musikal Senja Teduh Pelita.JPG

Jakarta - Bagaimana jika suatu hari seluruh orang dewasa tiba-tiba menghilang, sementara bumi yang ditinggalkan sudah berada di ambang kehancuran? Premis itulah yang menjadi titik awal musikal Senja Teduh Pelita, pertunjukan orisinal yang resmi dipentaskan di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, mulai 3 hingga 12 Juli 2026.

Dipersembahkan oleh Indonesia Kaya dan Jakarta Movin berkolaborasi dengan MALIQ & D'Essentials, musikal ini tak sekadar menyuguhkan hiburan. Penonton diajak mengikuti perjalanan emosional tentang harapan, keluarga, persahabatan, sekaligus refleksi mengenai hubungan manusia dengan alam dan masa depan bumi.

Kisah sembilan anak yang membangun harapan

Senja Teduh Pelita mengambil latar masa depan ketika dunia porak-poranda akibat perubahan iklim, eksploitasi sumber daya yang tidak berkelanjutan, pandemi, hingga peperangan.

Di tengah kondisi tersebut, seluruh orang dewasa menghilang secara misterius dan hanya menyisakan sembilan anak untuk bertahan hidup.

Perjalanan mereka dipimpin oleh Arah, tokoh utama yang diperankan secara bergantian oleh Alf Elijah Sigarlaki dan Daria Lakshmi Algamar. Bersama Pasukan Pelita, mereka berusaha mencari orang tua yang hilang sekaligus menemukan harapan baru di dunia yang nyaris kehilangan segalanya.

Dalam pencarian itu, mereka menemukan sebuah teluk yang masih asri dan belum tersentuh kerusakan. Namun, di sanalah mereka dihadapkan pada pilihan besar: melanjutkan pencarian orang-orang yang mereka cintai atau memulai kehidupan baru demi masa depan.

Lagu-lagu MALIQ & D'Essentials hadir dalam cerita baru

Salah satu daya tarik pertunjukan ini adalah reinterpretasi sekitar 20 lagu MALIQ & D'Essentials yang menjadi bagian dari alur cerita.

Beberapa lagu yang akan dibawakan antara lain Senja Teduh Pelita, Himalaya, Aurora, Jalan Pulang, hingga sejumlah lagu dari album terbaru Begini Begitu.

Perwakilan MALIQ & D'Essentials, Angga Puradiredja, mengatakan lagu-lagu mereka kini memiliki "rumah baru" melalui pertunjukan musikal tersebut.

"Lagu-lagu kami tidak lagi hanya hadir untuk didengar, tetapi juga untuk dilihat, dirasakan, dan dihidupkan dalam sebuah dunia yang baru," ujarnya.

Karakter utama hadir dalam dua versi

Hal lain yang membuat pertunjukan ini berbeda adalah tokoh utama Arah yang diperankan dalam dua interpretasi, yaitu versi laki-laki dan perempuan.

Meski menjalani alur cerita yang sama, masing-masing pemeran menghadirkan pendekatan emosional yang berbeda sehingga penonton bisa merasakan pengalaman yang tidak sepenuhnya sama pada setiap pertunjukan.

Menurut Alf Elijah Sigarlaki, karakter Arah mengajarkan bahwa menjadi pemimpin bukan berarti selalu memiliki jawaban, tetapi tetap mampu membawa harapan ketika semua orang kehilangan arah.

Sementara itu, Daria Lakshmi Algamar menyebut Arah mengajarkan bahwa kasih sayang dan harapan merupakan kekuatan yang membuat seseorang terus melangkah.

Visual imersif dan pesan menjaga bumi

Tak hanya mengandalkan cerita, Senja Teduh Pelita juga menghadirkan pengalaman visual yang imersif.

Pertunjukan melibatkan 32 pemain, termasuk 11 aktor anak, serta didukung sekitar 200 insan kreatif. Tata panggung memanfaatkan projection mapping, laser, set modular, hingga teknik puppetry untuk menghadirkan satwa khas Indonesia seperti rusa, burung camar, dan elang.

Musik dalam pertunjukan dimainkan secara langsung oleh Wishnu Dewanta Orchestra sehingga setiap adegan terasa lebih hidup.

Menariknya, pesan menjaga lingkungan tak hanya hadir di atas panggung. Selama periode pertunjukan, penonton juga diajak membawa sampah elektronik, seperti ponsel, kabel, atau headset bekas untuk didaur ulang melalui kolaborasi dengan Remind Indonesia.

Musikal Senja Teduh Pelita masih dapat disaksikan hingga 12 Juli 2026 di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta. Tiket pertunjukan tersedia melalui situs maupun aplikasi tiket.com.