432 Atlet Indonesia Siap Bertarung dalam Asian Games 2026

William Ciputra30 Agustus 2026

JakartaTim Indonesia siap menghadapi Asian Games 2026 yang digelar di Aichi-Nagoya, Jepang pada 19 September hingga 4 Oktober 2026 mendatang.

Dalam ajang bergengsi tersebut, kontingen Indonesia diperkuat oleh 432 atlet yang berasal dari 35 cabang olahraga, dengan didampingi oleh 148 pelatih dan ofisial.

Chief de Mission (CdM) Indonesia untuk Asian Games 2026, Todotua Pasaribu menjelaskan, para atlet yang terpilih untuk memperkuat Tim Merah Putih itu sudah final.

“Sudah final, itu sudah dimasukkan semua namanya,” kata Todotua di Jakarta, Sabtu (29/8/2026).

Todotua menjelaskan, keberangkatan para atlet ke Aichi-Nagoya, Jepang akan dilakukan dalam beberapa gelombang. Jadwal keberangkatan akan disesuaikan dengan jadwal pertandingan setiap cabang olahraga.

Dalam rangka menyambut perjalanan Tim Indonesia di Asian Games 2026, digelar acara ‘Tim Indonesia Day: Menjaga Merah Putih’ di Lippo Mall Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu.

Baca juga: Atlet Indonesia Kini Punya Akses Pendidikan Berstandar Internasional

Acara tersebut turut dihadiri oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir. Dalam kesempatan tersebut, Erick memberi pesan penyemangat kepada para atlet yang akan bertugas dalam Asian Games 2026.

“Intinya saya mengingatkan mereka, yuk sama-sama kita jaga. Ini sebuah kesempatan buat kita semua, 21 hari ini nanti adalah saat mereka melakukan kompetisi. Saya harapkan mereka bisa fokus,” kata Erick.

Dalam kesempatan tersebut, Erick menyinggung target tujuh medali emas yang mengacu pada penyelenggaraan Asian Games sebelumnya.

Namun ada tiga nomor dari perolehan medali itu yang tidak dipertandingkan dalam Asian Games mendatang. Karenanya target medali emas kini menjadi empat medali emas. 

“Sekarang jadi targetnya empat. Ya kita berusaha dan kita lihat nanti seperti apa pencapaiannya,” imbuhnya Erick.

Selain itu, Erick juga menyampaikan adanya bonus bagi atlet yang meraih medali dalam Asian Games 2026.

Pemerintah, kata dia, sudah menyiapkan pendampingan literasi finansial untuk masa depan atlet peraih bonus tersebut. Namun ia mengingatkan para atlet untuk fokus berjuang terlebih dulu.

“Saya rasa berjuang dahulu, baru kita bicara bonus. Karena olahraga itu tidak hanya sekadar bonus-bonus, tetapi bagaimana para atlet ini bisa juga berjuang dan pasti bonus ada,” pungkasnya.

Baca juga: IONATION 2026 Satukan Workout, Wellness, dan Gaya Hidup Aktif