Jakarta – Hamil dan punya anak menjadi dambaan banyak pasangan suami istri. Namun pada kenyataannya, merencanakan dan mendapatkan kehamilan bukan perkara yang mudah bagi sebagian orang.
Ada pasangan yang perlu menunggu bertahun-tahun untuk bisa hamil. Tak sedikit dari mereka yang mengikuti program hamil (promil), baik yang alami maupun program bantuan fertilitas seperti induksi ovulasi, inseminasi, hingga bayi tabung (IVF/In Vitro Fertilization).
Menurut Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi Subspesialis Fertilitas Endokrinologi Reproduksi RS Pondok Indah IVF Centre, Prof Budi Wiweko, banyak pasangan yang melakukan pemeriksaan fertilitas ketika sudah bertahun-tahun belum hamil.
Padahal, Prof Budi menekankan pentingnya memahami kondisi kesehatan reproduksi dan fertilitas itu penting untuk menentukan strategi yang paling tepat dalam merencanakan kehamilan.
“Semakin dini mengetahui kondisi fertilitasnya, semakin banyak pilihan penanganan yang dapat dipertimbangkan,” katanya dalam Media Discussion RS Pondok Indah Group ‘5 Tahun RS Pondok Indah IVF Centre’, Kamis (27/8/2026).
Baca juga: Kapan Orang dengan Obesitas Perlu Minum Obat?
Selain itu, layanan fertilitas yang komprehensif dari segi dokter dan teknologi juga menunjang peluang untuk mendapatkan kehamilan.
Salah satu pilihannya adalah layanan fertilitas yang ditawarkan oleh RS Pondok Indah IVF Centre.
RS Pondok Indah IVF Centre menerapkan pendekatan yang disesuaikan secara spesifik dengan kondisi masing-masing pasien (personal) dan teruji secara klinis (evidence-based).
Pendekatan ini memungkinkan tim medis menyusun strategi yang lebih tepat, termasuk pada kasus-kasus yang lebih kompleks.
Dari segi dokter, layanan ini didukung oleh tim dokter spesialis obstetri dan ginekologi yang seluruhnya merupakan subspesialis fertilitas endokrinologi reproduksi
Ada pula dokter spesialis andrologi, dokter spesialis urologi, dan teknologi medis terintegrasi, seperti Intracytoplasmic Sperm Injection (ICSI), Intracytoplasmic Morphologically Selected Sperm Injection (IMSI), Pre-implantation Genetic Testing for Aneuploidy (PGT-A), laser assisted hatching, dan time-lapse incubator.
Selain itu, tersedia pula berbagai metode penunjang seperti Physiological Intracytoplasmic Sperm Injection (PICSI) dan Microfluid Technology untuk seleksi sperma dengan integritas DNA terbaik, teknologi kultur embrio, terapi progesteron kombinasi, Platelet Rich Plasma (PRP), hingga akupunktur sebagai terapi penunjang.
Menurut Prof Budi, teknologi reproduksi berbantu terus berkembang pesat. Namun, yang terpenting bukan hanya dari sisi teknologi, melainkan bagaimana teknologi tersebut digunakan secara tepat sesuai kebutuhan setiap pasien.
“Oleh karena itu, pendekatan yang personal dan berbasis bukti ilmiah menjadi fondasi utama dalam upaya mengoptimalkan peluang kehamilan,” katanya.
Selama lima tahun terakhir, RS Pondok Indah IVF Centre terus mengadopsi teknologi medis dan metode penanganan infertilitas terkini.
Hal itu dilakukan sebagai bagian dari komitmennya dalam menghadirkan layanan perencanaan kehamilan yang lebih proaktif bagi pasangan yang mendambakan buah hati.
RS Pondok Indah IVF Centre juga berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan menghadirkan berbagai inovasi teknologi medis terkini.
Langkah ini diharapkan dapat mengoptimalkan peluang kehamilan bagi setiap pasien, di berbagai usia dan kondisi, sehingga semakin banyak pasangan dapat mewujudkan impian memiliki buah hati.
Baca juga: Pria Wajib Tahu, Testosteron Rendah Juga Bikin Mudah Lelah!



