Jakarta – Seorang pria di Kyoto, Jepang, ditangkap polisi setelah diduga membuat kebisingan selama bertahun-tahun hingga menyebabkan tetangganya mengalami gangguan kesehatan.
Melansir The Mainichi, kepolisian Jepang menjelaskan suara keras dari radio dan gitar listrik yang diputar pelaku memicu insomnia hingga depresi pada sejumlah warga.
Pria berusia 61 tahun yang tinggal di Distrik Nishikyo itu ditangkap pada 23 Juli 2026 atas dugaan menyebabkan luka atau cedera terhadap orang lain. Kasus ini bermula dari kebisingan yang diduga terus berlangsung sejak 2017.
Baca juga: Fakta-fakta B50 Biodiesel, Apa Bedanya dengan Solar Biasa?
Menurut Kepolisian Prefektur Kyoto, pelaku memutar siaran radio dan memainkan gitar listrik dengan volume tinggi hampir setiap hari. Aktivitas tersebut berlangsung dari pagi hingga malam, bahkan radio disebut menyala selama 24 jam.
Pelaku meletakkan radio di dekat jendela yang dibiarkan terbuka. Kondisi itu membuat suara terdengar hingga ke rumah-rumah di sekitarnya.
Penyelidikan polisi menyebut kebisingan terjadi antara Juni 2019 hingga Juli 2026. Selama periode tersebut, empat warga dilaporkan mengalami gangguan kesehatan, seperti insomnia, depresi, hingga tinnitus atau telinga berdenging.
Saat diperiksa, pria tersebut membantah seluruh tuduhan. “Itu tidak benar,” kata pelaku kepada polisi.
Polisi sebelumnya telah beberapa kali memberikan peringatan dan pembinaan. Namun, kebisingan tetap berlanjut sehingga penyelidikan akhirnya ditingkatkan ke proses hukum.
Hasil pengukuran menunjukkan tingkat kebisingan di sekitar rumah pelaku mencapai lebih dari 80 desibel. Angka tersebut setara dengan suara di dalam kereta bawah tanah yang sedang melaju.
Dalam penggeledahan di rumah pelaku, polisi turut menyita lebih dari 40 gitar listrik yang diduga digunakan selama aksi tersebut.
Kasus ini menjadi perhatian publik di Jepang karena berlangsung selama lebih dari tujuh tahun. Selain dugaan pelanggaran hukum, kasus tersebut juga menyoroti dampak polusi suara terhadap kesehatan mental dan fisik masyarakat.
Baca juga: PM Anwar Ibrahim Bakal Usir Warga Israel dari Malaysia



