Jakarta – Kolagen menjadi salah satu komponen penting dalam perawatan kulit, terutama berperan untuk menjaga struktur dan elastisitas kulit.
Namun, seiring bertambahnya usia, produksi kolagen alami dapat menurun secara bertahap sehingga mempengaruhi kekencangan kulit dan memunculkan tanda-tanda penuaan.
Menurut Head of Clinic Medical Doctor, House of ULTIMA II, dr. Johan, Sp.FK, perubahan kondisi kolagen tidak hanya berkaitan dengan usia.
Paparan sinar ultraviolet (UV), pola makan, gaya hidup, hingga berbagai faktor eksternal lainnya, kata dia, juga dapat mempengaruhi kondisi kolagen.
“Kolagen adalah bahan dasar dan pondasi kulit. Apabila mengalami penurunan, maka kulit akan mengalami kekenduran, elastis berkurang, sehingga menimbulkan kerutan,” ujarnya dalam acara The Relaunch of ULTIMA II Skincare dengan signature teknologi CollaSence™️, Rabu (26/8/2026).
Johan menjelaskan, pemahaman terhadap peran dan fungsi kolagen turut mendorong perubahan cara memandang perawatan kulit.
Perawatan tidak lagi semata-mata berorientasi pada menyamarkan kerutan, tetapi juga menjaga kondisi kulit secara menyeluruh sebagai bagian dari pendekatan healthy aging.
“Perspektif ini sejalan dengan pendekatan ULTIMA II dalam menghadirkan skincare yang tidak hanya berfokus pada satu concern, tetapi dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi kulit konsumen,” kata Johan.
Baca juga: Ekstrak Tamanu Asal Sulawesi Jadi Andalan Lawan Jerawat
Pendekatan terhadap kolagen tersebut kemudian menjadi salah satu fondasi bagi perkembangan teknologi skincare.
Memanfaatkan pengalaman panjangnya dalam pengembangan collagen skincare, ULTIMA II memperkenalkan CollaSence-Infused Skin Derma Solutions.
CollaSence-Infused Skin Derma Solutions merupakan teknologi yang merepresentasikan pengembangan lebih lanjut dari collagen expertise yang telah dibangun brand tersebut.
Sebagai informasi, sejak hadir di Indonesia pada 1976, ULTIMA II mengembangkan produk skincare dan kosmetik dekoratif dengan memadukan inovasi, teknologi, serta perkembangan science dan kebutuhan konsumen dari generasi ke generasi.
Commercial Director Licensed Cosmetics, Tempo Scan Group, Nitto Suwardi, mengatakan pengalaman tersebut menjadi fondasi bagi ULTIMA II untuk terus mengembangkan pendekatan terhadap kolagen dan perawatan kulit.
Menurut Nitto, pengalaman panjang tersebut justru menjadi pijakan untuk terus mengikuti perkembangan teknologi dan kebutuhan konsumen.
“Menjadi The Collagen Expert bukan berarti berhenti pada apa yang telah kami capai. Justru pengalaman dan kepercayaan yang telah dibangun selama puluhan tahun menjadi dasar bagi kami untuk terus berkembang mengikuti science, teknologi, dan kebutuhan konsumen yang terus berubah,” lanjutnya.
Melalui CollaSence, pendekatan tersebut kemudian diterjemahkan ke dalam teknologi perawatan kulit yang memadukan pendekatan berbasis kolagen dengan bahan aktif yang didukung bukti ilmiah serta advanced formulations.
Teknologi ini dikembangkan untuk membantu menjawab sejumlah kebutuhan kulit, mulai dari hidrasi dan elastisitas hingga tampilan tanda-tanda awal penuaan.
CollaSence juga tidak ditempatkan hanya sebagai satu produk, melainkan menjadi teknologi yang diterapkan dalam berbagai solusi perawatan kulit ULTIMA II.
“CollaSence adalah salah satu wujud bagaimana kami membawa pengalaman dan collagen expertise ULTIMA II ke dalam pendekatan skincare yang lebih relevan untuk konsumen masa kini,” kata Nitto.
ULTIMA II turut menghadirkan kembali sejumlah rangkaian skincare dengan formula yang disempurnakan, teknologi CollaSence, serta desain kemasan baru.
Setiap rangkaian dikembangkan untuk menjawab kebutuhan kulit yang berbeda melalui kombinasi bahan aktif dan teknologi skincare.
Rangkaian tersebut mencakup Procollagen Extrema, yang diformulasikan untuk membantu menyamarkan tampilan tanda-tanda awal penuaan kulit.
Ada pula Procollagen Supreme Caviar dengan pendekatan advanced firming. Rangkaian ini diformulasikan untuk membantu menyamarkan tampilan garis halus dan kerutan sekaligus meningkatkan tampilan kekencangan kulit.
Sementara itu, Procollagen Supreme Advanced Activator merupakan intensive anti-aging booster yang dirancang untuk membantu mendukung kolagen, hidrasi, serta tampilan kulit yang lebih kenyal dan kencang.
Untuk melengkapi rangkaian perawatan, CollaSence Advanced Activator hadir sebagai skin booster atau serum activator.
Produk ini membantu mempersiapkan kulit untuk rangkaian perawatan berikutnya dengan mendukung hidrasi, penyerapan produk, serta kondisi skin barrier.
Teknologi CollaSence juga diterapkan dalam berbagai portofolio skincare ULTIMA II untuk kebutuhan kulit yang lebih beragam.
Clear White Supreme ditujukan untuk membantu menjaga kulit tampak lebih cerah dan merata, sedangkan Hydra Botanic berfokus pada kebutuhan hidrasi dan kelembapan kulit.
Sementara itu, CHR dikembangkan untuk membantu mengontrol sebum sekaligus menjaga keseimbangan kulit.
Beragam pilihan tersebut menunjukkan pendekatan perawatan yang tidak lagi menggunakan satu solusi untuk seluruh kebutuhan kulit.
Menurut General Manager Sales & Marketing ULTIMA II Indonesia, Sully Suharjo, kehadiran CollaSence merupakan bagian dari perjalanan panjang ULTIMA II dalam mengembangkan teknologi berbasis kolagen.
“CollaSence bukan teknologi yang tiba-tiba hadir. CollaSence merupakan kelanjutan dari perjalanan panjang inovasi kolagen ULTIMA II. Kami ingin membawa pengalaman selama puluhan tahun tersebut ke dalam solusi skincare yang lebih relevan dengan kebutuhan konsumen saat ini,” ujar Sully.
Baca juga: Cari Skincare yang Cocok? Kini AI Bisa Bantu Kenali Kondisi Kulitmu



