Instagram Kirim Notif ke Orang Tua Jika Anak Butuh Dukungan Mental

William Ciputra20 Agustus 2026

Jakarta – Instagram akan mulai memberi tahu orang tua jika anak-anak dan remaja terindikasi perlu dukungan mental. Salah satunya jika anak terus mencari konten tentang mencelakai diri sendiri.

Dalam keterangan resminya, Kamis (20/8/2026), fitur notifikasi ini akan diterapkan secara global, termasuk Indonesia. Tujuannya sebagai bagian dari perlindungan tambahan untuk pengguna Akun Remaja.

Notifikasi akan dikirimkan kepada orang tua melalui email, SMS, WhatsApp, dan aplikasi. Saat membuka notifikasi, orang tua dapat melihat pesan dalam tampilan penuh.

Pesan ini menjelaskan bahwa remaja mereka mencoba mencari istilah terkait tindakan menyakiti diri sendiri di Instagram. Orang tua dapat mengakses panduan dari para ahli untuk membantu,” tulis Instagram.

Baca juga: Pengguna Threads Kini Bisa Chat Meta AI di DM

Instagram menyebut sebagian besar remaja tidak menggunakan platform untuk mencari konten terkait bunuh diri atau menyakiti diri sendiri.

Jika pencarian tersebut dilakukan, Instagram akan memblokir hasil yang berkaitan dengan istilah tersebut dan mengarahkan remaja ke panduan serta layanan bantuan yang relevan.

Selain itu, Instagram juga menetapkan ambang batas berupa beberapa kali pencarian dalam waktu singkat untuk menentukan kapan notifikasi dikirim.

Langkah ini dibuat agar orang tua mendapatkan informasi ketika aktivitas pencarian menunjukkan kemungkinan kebutuhan dukungan, tanpa membanjiri mereka dengan pemberitahuan yang tidak diperlukan.

Dalam menentukan ambang batas tersebut, Instagram menganalisis pola pencarian di platform serta berkonsultasi dengan para ahli dari Suicide and Self-Harm Advisory Group.

Instagram mengakui bahwa orang tua tetap mungkin menerima notifikasi meski tidak terdapat risiko yang perlu dikhawatirkan.

Pendekatan tersebut dipilih dengan mempertimbangkan prinsip kehati-hatian dan akan terus dievaluasi berdasarkan penerapannya serta masukan dari pengguna dan para ahli.

Perlindungan ini melengkapi sejumlah kebijakan yang sudah diterapkan Instagram terhadap konten terkait bunuh diri dan tindakan menyakiti diri sendiri.

Platform melarang konten yang mempromosikan atau mengagungkan tindakan tersebut, sementara konten mengenai pengalaman pribadi tetap dapat dibagikan dalam kondisi tertentu.

Untuk pengguna remaja, Instagram juga membatasi paparan terhadap konten semacam itu. Pencarian yang secara jelas berkaitan dengan bunuh diri atau tindakan menyakiti diri sendiri tidak akan menampilkan hasil.

Sebagai gantinya, pengguna remaja akan diarahkan kepada sumber bantuan dan organisasi yang dapat memberikan dukungan.

Baca juga: X Bangun Ulang Aplikasi Android, Lebih Cepat dan Stabil