Semangat Sepak Bola Rakyat Hadir di Lima Kota Indonesia

William Ciputra13 Agustus 2026

Jakarta – Semangat sepak bola tidak hanya tumbuh di stadion besar. Di lima kota, ribuan pemain muda mendapat kesempatan untuk bertanding, belajar, dan mengembangkan kemampuan melalui Festival Sepak Bola Rakyat.

Festival ini digelar oleh PT Garuda Gemah Nusantara (GGN) bersama Coca-Cola Indonesia. Lima kota tersebut adalah Labuan Bajo, Jakarta, Palu, Makassar, dan Manado yang berlangsung sejak Desember 2025 – Juni 2026.

Direktur PT GGN, Rizky Aidi menjelaskan, festival ini diikuti lebih dari 1.700 peserta berusia 16-18 tahun dari 78 sekolah, klub, dan komunitas.

“Antusiasme yang kami lihat di setiap kota menunjukkan bahwa sepak bola memiliki tempat yang istimewa di hati generasi muda dan masyarakat Indonesia,” ujar Rizky Aidi dikutip Kamis (13/8/2026).

Perjalanan festival dimulai di Labuan Bajo pada 12 Desember 2025, kemudian berlanjut ke Jakarta pada 22 Januari 2026, Palu pada 24–26 April, Makassar pada 21–23 Mei, dan berakhir di Manado pada 25–27 Juni 2026.

Baca juga: Zinedine Zidane Resmi Jadi Pelatih Timnas Prancis

Pemilihan lima kota tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan pengalaman sepak bola yang lebih dekat dengan talenta muda di berbagai daerah.

Wakil Ketua Umum PSSI, Ratu Tisha Destria mengapresiasi gelaran Festival Sepak Bola Rakyat. Menurutnya, festival ini bagian dari pembinaan usia muda yang memerlukan konsistensi dan dukungan banyak pihak.

“Festival ini menjadi wadah yang bermakna karena mempertemukan pemain muda, pelatih, orang tua, komunitas, dan berbagai pemangku kepentingan dalam satu ekosistem,” kata Ratu Tisha.

Bagi peserta berusia 16–18 tahun, pengalaman bertanding juga menjadi bagian dari proses membangun mentalitas.

Kesempatan untuk bermain dalam lingkungan kompetitif dapat menjadi bekal bagi mereka untuk memahami kemampuan sekaligus menentukan langkah berikutnya dalam perjalanan sepak bola.

Selain kegiatan di lapangan, Festival Sepak Bola Rakyat juga menjangkau audiens melalui ruang digital.

Salah satunya lewat podcast Nobar (Ngobrol Bola Ramean) with Coca-Cola yang menghadirkan sejumlah figur sepak bola Indonesia.

Delapan episode podcast tersebut mencatat 518.789 tayangan, 1.080 komentar, dan 3.519 likes.

Kehadiran konten digital tersebut memperluas percakapan mengenai sepak bola sekaligus menjangkau komunitas di luar kota penyelenggaraan.

Bagi Coca-Cola Indonesia, sepak bola menjadi medium untuk mempertemukan masyarakat dari berbagai latar belakang.

Dukungan terhadap Festival Sepak Bola Rakyat juga menjadi bagian dari semangat menyambut FIFA World Cup 2026.

“Bagi kami, Festival Sepak Bola Rakyat menjadi cara yang bermakna untuk mempererat kebersamaan masyarakat sekaligus merayakan semangat FIFA World Cup 2026,” ujar Eva Lusiana, President Director Coca-Cola Indonesia.

Dukungan terhadap sepak bola usia muda juga diperluas melalui Coca-Cola University League.

Hingga saat ini, program tersebut telah menggelar 98 pertandingan di dua wilayah, melibatkan lebih dari 40 mahasiswa sukarelawan dan 21 perangkat pertandingan.

Baca juga: Karim Adeyemi Resmi Merapat ke Barcelona, Kontrak hingga 2031