Tren HP Lipat, Ini Alasan Orang Beralih ke Samsung Galaxy Z8 Series

William Ciputra15 Agustus 2026

Jakarta – Bagi sebagian pengguna, beralih ke smartphone baru bukan lagi sekadar mencari spesifikasi yang lebih tinggi.

Pengalaman menggunakan perangkat sehari-hari, desain yang lebih praktis, hingga kemudahan memindahkan data ikut menjadi pertimbangan ketika memilih smartphone berikutnya.

Hal tersebut terlihat dari pengalaman sejumlah pengguna yang memilih Samsung Galaxy Z8 Series, yang mulai tersedia di Indonesia pada 14 Agustus 2026.

Terdiri dari Galaxy Z Fold8 Ultra, Galaxy Z Fold8, dan Galaxy Z Flip8, generasi terbaru foldable Samsung ini menawarkan pengalaman penggunaan yang dipadukan dengan Galaxy AI serta berbagai layanan pendukung.

Head of MX Category Management, Samsung Electronics Indonesia, Verry Octavianus menjelaskan, Galaxy Z8 Series dan Galaxy AI di Indonesia menjadi milestone penting bagi lanskap smartphone lipat.

Menurut Verry, ada beberapa alasan yang membuat Z8 Series dipertimbangkan, mulai dari migrasi data yang praktis, bodi ringan dan kokoh, kamera berbasis AI, dan sebagainya.

“Tak heran semakin banyak pengguna mengandalkan Galaxy Z8 Series sebagai daily driver,” ujar, dikutip Sabtu (15/8/2026).

Baca juga: Huawei Pura 90s Series Segera Hadir, Ini Bocoran Fiturnya

Alasan Konsumen Beralih ke Galaxy Z8 Series

Lantas, apa yang membuat pengguna memutuskan beralih ke perangkat foldable atau HP Lipat?

Pengalaman pengguna sejak periode pre-order menunjukkan bahwa alasannya cukup beragam, mulai dari kebutuhan pekerjaan hingga desain perangkat dan kemudahan penggunaan.

Tommy, misalnya, sebelumnya telah menggunakan beberapa perangkat Samsung, mulai dari Galaxy Z Fold4 hingga Galaxy S25 Ultra.

Ia kemudian memilih Galaxy Z Fold8 Ultra karena membutuhkan layar besar untuk menunjang aktivitas pekerjaan.

“Untuk urusan kerja, saya kembali lagi ke Galaxy Z Fold8 Ultra karena paling sesuai dengan kebutuhan saya, terutama karena layarnya yang besar memudahkan saat baca dokumen,” ujar Tommy.

Selain ukuran layar, desain perangkat yang lebih tipis juga menjadi pertimbangannya.

Perpindahan data dari perangkat sebelumnya turut terasa lebih praktis karena dapat dilakukan langsung antarsmartphone melalui Smart Switch.

Pengalaman berbeda datang dari Novalina yang sebelumnya belum pernah menggunakan perangkat foldable.

Ketertarikannya terhadap Galaxy Z Flip8 muncul dari kombinasi desain dan fitur Galaxy AI, khususnya untuk kebutuhan mengedit foto.

“Saya memutuskan beli Galaxy Z Flip8, apalagi dengan fitur Galaxy AI yang menarik, terutama untuk mengedit foto,” kata Novalina.

Bagi Novalina, proses berpindah perangkat juga menjadi bagian dari pengalaman yang memudahkan.

Smart Switch membuat proses pemindahan data terasa lebih sederhana, sementara Samsung Care+ memberikan rasa aman karena Galaxy Z Flip8 menjadi perangkat foldable pertamanya.

Sementara itu, Oscar memilih Galaxy Z Fold8 setelah sebelumnya menggunakan Galaxy S26 Ultra.

Bentuk yang lebih tipis, ringan, dan compact menjadi salah satu alasan yang membuatnya tertarik beralih.

“Saya tertarik beralih ke Galaxy Z Fold8 karena bentuknya yang lebih compact, tipis, dan ringan. Untuk kerja harian lebih nyaman dan aman saat dibawa di kantong,” ujar Oscar.

Baca juga: Infinix GT 50 Pro Perkuat Pengalaman Gaming Kompetitif

Tak Cuma Canggih, Tapi Juga Nyaman

Ketiga pengalaman tersebut memperlihatkan bahwa keputusan berpindah ke foldable tidak hanya berkaitan dengan teknologi yang ditawarkan perangkat.

Faktor kenyamanan, kebutuhan aktivitas, desain, hingga layanan setelah pembelian turut membentuk pengalaman pengguna.

Untuk melengkapi pengalaman tersebut, Samsung menghadirkan Smart Switch untuk membantu proses perpindahan data ant perangkat.

Sementara Samsung Care+ memberikan opsi perlindungan perangkat terhadap berbagai kondisi yang tidak terduga.

Selama periode penjualan perdana, Samsung juga menawarkan sejumlah keuntungan bagi konsumen yang ingin beralih ke Galaxy Z8 Series, yang berlangsung 14-31 Agustus 2026.

Keuntungan yang ditawarkan meliputi cashback kartu kredit bank mitra hingga Rp3 juta, e-voucher hingga Rp1,5 juta, multi-buy cashback lebih dari Rp1,5 juta, serta gratis Google AI Pro selama enam bulan senilai sekitar Rp1,8 juta, sesuai syarat dan ketentuan.

Konsumen juga dapat memanfaatkan program trade-in. Misalnya, Galaxy Z Fold8 512GB dapat diperoleh dengan menukarkan Galaxy Z Fold7 512GB dengan nilai trade-in hingga Rp16,5 juta.

Dengan tambahan cashback kartu kredit bank mitra, konsumen dapat menikmati opsi cicilan 0 persen mulai dari Rp1,2 juta per bulan selama 12 bulan.

Baca juga: Infinix Uji Kamera NOTE 60 Pro Lewat Produksi Film Pendek