Agar Awet, Berikut Tips Merawat Hijab UNIQLO

William Ciputra19 September 2026

Jakarta – Hijab yang digunakan setiap hari tentu akan lebih sering dicuci dan dirawat. Jika cara merawatnya tidak tepat, bahan bisa lebih cepat berubah bentuk, teksturnya tidak lagi seperti semula, atau warna lebih cepat memudar.

Hal ini juga berlaku untuk UNIQLO Hijab yang punya tiga bahan berbeda. Hijab Georgette, misalnya, memiliki karakter ringan dan flowy, sehingga kainnya jatuh secara natural saat dipakai.

Sementara Hijab Satin memiliki permukaan yang halus dengan sedikit kilau yang membuat tampilannya terlihat lebih polished.

Sedangkan AIRism Hijab Proteksi Sinar UV memiliki karakter ringan, breathable, stretchy, dan cepat kering.

Perbedaan tersebut membuat cara merawat setiap hijab perlu diperhatikan, terutama ketika mencuci, menjemur, dan menyetrika.

Dengan perawatan yang tepat, karakter masing-masing bahan dapat tetap terjaga sehingga hijab tetap nyaman digunakan untuk berbagai aktivitas sehari-hari. Berikut cara merawat UNIQLO Hijab yang direkomendasikan agar senantiasa awet.

Baca juga: Mencoba Hijab UNIQLO: Ringan dan Praktis Dipakai Sehari-hari

1. Saat Mencuci

Hijab UNIQLO dirancang agar praktis untuk digunakan sehari-hari, termasuk dari sisi perawatan.

Ketiga jenis hijab tersebut mudah dicuci, tetapi tetap ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar bahan tidak mendapatkan perlakuan yang terlalu keras selama proses pencucian.

Salah satu yang perlu diperhatikan adalah penggunaan air dingin. Selain itu, jika menggunakan mesin cuci, atur putaran mesin agar tidak terlalu tinggi.

Pasalnya, putaran yang terlalu kuat dapat membuat kain mengalami gesekan lebih banyak, terutama ketika hijab dicuci bersama pakaian lainnya.

Pada Hijab Georgette, perhatian terhadap proses pencucian penting karena bahan ini memiliki karakter ringan dan flowy.

Salah satu daya tarik Georgette adalah bagaimana kainnya dapat jatuh dengan natural ketika digunakan sebagai pashmina.

Oleh karena itu, proses pencucian sebaiknya tidak membuat bahan terlalu kusut atau kehilangan bentuknya.

Karakter tersebut juga membuat Georgette cukup fleksibel untuk penggunaan sehari-hari. Bahannya ringan dan tidak terasa terlalu formal, sehingga dapat digunakan untuk aktivitas biasa maupun ketika ingin tampil sedikit lebih rapi.

Menjaga karakter ringan dan flowy tersebut sejak proses pencucian akan membantu hijab tetap mudah ditata setelah dicuci.

Sementara itu, Hijab Satin punya karakter yang berbeda. Bahannya terasa halus dan memiliki sedikit sheen yang membuat tampilannya terlihat lebih elegan.

Karakter permukaan seperti ini perlu dijaga dengan proses pencucian yang tidak terlalu agresif agar tekstur dan tampilan bahan tetap baik.

Karena Satin juga bisa digunakan untuk kesempatan yang lebih formal maupun sehari-hari, menjaga permukaannya tetap halus menjadi bagian penting dari perawatan.

Penggunaan air dingin dan putaran mesin yang tidak terlalu tinggi dapat menjadi pilihan saat mencucinya.

Berbeda lagi dengan AIRism Hijab Proteksi Sinar UV. Bahan AIRism dikenal dengan karakter yang ringan, breathable, stretchy, dan cepat kering.

Karakter tersebut membuatnya praktis untuk aktivitas sehari-hari, termasuk ketika hijab perlu dicuci dan digunakan kembali dalam waktu relatif singkat.

Meski demikian, karakter bahan yang praktis bukan berarti bisa dicuci dengan sembarangan.

Sebaiknya Hijab AIRism ini tetap dicuci menggunakan air dingin dengan pengaturan putaran mesin yang tidak berlebihan agar bahan tetap nyaman dan bentuknya terjaga.

Baca juga: Hijab UNIQLO untuk yang Nggak Suka Ribet, Mana yang Paling Cocok?

2. Saat Menjemur

Setelah proses pencucian selesai, tahap berikutnya yang tidak kalah penting adalah menjemur hijab.

Untuk ketiga jenis hijab ini, sebaiknya dijemur di area terbuka tapi teduh agar mendapatkan sirkulasi udara yang baik tanpa terkena paparan sinar matahari langsung secara berlebihan.

Pada Georgette, proses pengeringan yang baik membantu mempertahankan karakter bahan yang ringan dan flowy. Salah satu keunggulan bahan ini adalah kemampuannya untuk memberikan drape yang natural ketika dipakai.

Oleh karena itu, setelah dicuci, Hijab Georgette sebaiknya dikeringkan dengan cara yang tidak membuat bahan mengalami panas berlebihan.

Hal serupa berlaku pada Satin. Permukaan Satin yang halus dengan sedikit kilau merupakan bagian dari karakter bahan yang membuatnya terlihat lebih polished.

Menjemurnya di area terbuka dan teduh membantu menghindari perlakuan panas berlebihan sekaligus memberikan waktu bagi bahan untuk mengering secara alami.

Sementara itu, AIRism memiliki karakter cepat kering yang membuat proses menjemurnya relatif praktis.

Karakter ini cocok untuk hijab yang digunakan sehari-hari karena tidak membutuhkan waktu terlalu lama untuk kembali siap digunakan.

Meski memiliki kemampuan cepat kering, mesin pengering tetap sebaiknya dihindari. Cukup jemur hijab di area terbuka dan teduh hingga kering sebelum digunakan atau disimpan kembali.

Baca juga: Program Satu untuk Seribu Dukung 1.000 Guru Honorer di 12 Provinsi

3. Saat Menyetrika

Tahap berikutnya adalah menyetrika. Tidak semua hijab membutuhkan perlakuan yang sama ketika akan dirapikan, sehingga suhu setrika perlu disesuaikan dengan karakter masing-masing bahan.

Untuk ketiga jenis Hijab UNIQLO tersebut, hindari penggunaan setrika uap. Pada Hijab Georgette dan Satin, gunakan suhu low heat 110–120 °C saat menyetrika.

Georgette memiliki karakter ringan dengan drape yang natural. Oleh karena itu, tujuan menyetrika lebih kepada membantu merapikan permukaannya agar mudah ditata ketika dikenakan.

Penggunaan suhu rendah juga penting untuk Satin karena permukaannya yang halus menjadi salah satu karakter utama bahan ini.

Satin memang memberikan tampilan yang lebih polished dan elegan, tetapi karakter tersebut juga membuat proses menyetrikanya perlu dilakukan dengan lebih hati-hati.

Suhu 110–120 °C dapat digunakan untuk membantu merapikan kedua bahan tersebut tanpa memberikan panas berlebihan.

Dengan begitu, karakter bahan tetap terasa saat hijab digunakan, baik ketika Georgette ditata dengan drape yang natural maupun ketika Satin ingin dikenakan dengan tampilan yang lebih rapi.

Sementara itu, AIRism Hijab Proteksi Sinar UV menawarkan cara perawatan yang lebih praktis.

Dengan karakter bahan yang ringan dan cepat kering, hijab AIRism bisa langsung dipakai setelah dicuci sehingga tidak harus disetrika.

Pada akhirnya, merawat hijab tidak hanya soal membuatnya terlihat bersih setelah dicuci. Cara perawatan yang tepat juga membantu mempertahankan karakter bahan yang menjadi keunggulan masing-masing hijab.

Georgette dapat tetap ringan dan flowy, Satin mempertahankan karakter halus dengan tampilan yang polished, sementara AIRism tetap praktis dengan bahan yang ringan dan cepat kering.

Baca juga: UNIQLO LifeWear Week, Ada Promo Spesial hingga Inspirasi Gaya