Jakarta – MONDIAL kembali memperluas koleksi MONDIAL Precious Fire melalui deretan desain terbaru yang terinspirasi dari filosofi api.
Koleksi high jewelry ini mengedepankan perpaduan ruby dan blue sapphire sebagai identitas utamanya, sekaligus menghadirkan interpretasi baru tentang energi, ambisi, dan transformasi.
Koleksi terbaru ini melanjutkan perjalanan MONDIAL Precious Fire yang pertama kali diperkenalkan pada Februari 2025.
Berkolaborasi dengan Nicholas Saputra sebagai Brand Ambassador sekaligus Creative Director, MONDIAL menghadirkan desain yang lebih beragam tanpa meninggalkan karakter khas koleksi tersebut.
General Manager MONDIAL sekaligus GIA-graduate gemologist, Leslie Christian Saputra, mengatakan penambahan koleksi ini menjadi cara untuk memperluas makna filosofi api ke dalam karya high jewelry.
Baca juga: Rahasia Outfit yang Bikin Penampilan Makin Berkarakter
“Melalui penambahan koleksi MONDIAL Precious Fire ini, kami ingin memperluas interpretasi mengenai energi api sebagai simbol ambisi, desire, dan passion yang terus berkembang dan melahirkan berbagai bentuk keindahan baru,” ujar Leslie, dikutip Sabtu (8/8/2026).
Salah satu daya tarik koleksi terbaru ini terletak pada eksplorasi warna ruby dan blue sapphire.
Kedua batu mulia tersebut disusun membentuk gradasi yang harmonis sehingga menghasilkan karakter visual yang merepresentasikan nyala api.
Proses tersebut membutuhkan kurasi yang tidak sederhana. Setiap ruby dan blue sapphire dipilih berdasarkan tone, hue, saturation, hingga intensitas warnanya agar mampu menghasilkan transisi warna yang alami.
MONDIAL juga mengangkat konsep Duality of Fire melalui perpaduan ruby sebagai representasi Fiery Flame dan blue sapphire yang melambangkan Blue Flame.
Keduanya koleksi tersebut menggambarkan dua karakter api yang berbeda, namun saling melengkapi.
Nicholas Saputra mengatakan konsep tersebut menjadi dasar pengembangan koleksi terbaru MONDIAL Precious Fire.
Baginya, api selalu berkembang dan melahirkan bentuk-bentuk baru, sebagaimana proses kreatif dalam menciptakan sebuah karya perhiasan.
“Dalam proses kreatif, saya juga memberi perhatian yang sangat besar pada gradasi warna Ruby dan Blue Sapphire. Menciptakan transisi warna yang terasa natural bukanlah sesuatu yang sederhana.
Kata Nicholas, setiap batu punya karakter yang berbeda, sehingga dibutuhkan ketelitian dan craftsmanship yang luar biasa untuk menemukan, memilih, lalu merangkainya menjadi sebuah komposisi yang harmonis.
Konsep tersebut kemudian diterjemahkan ke dalam tiga inspirasi desain utama, yaitu Meteorite, Lavart, dan Fire Flame.
Masing-masing menghadirkan interpretasi berbeda mengenai bagaimana energi api bergerak, berubah, dan terus melahirkan bentuk-bentuk baru melalui permainan siluet, komposisi batu mulia, serta gradasi warna.
Baca juga: 50 Desainer Dunia Meriahkan JF3 Fashion Festival 2026


