Grammy Hapus Video BTS Imbas Boikot

William Ciputra3 Agustus 2026

JakartaPolemik antara BTS dan Recording Academy kembali memanas. Kali ini Recording Academy menghapus sejumlah video BTS dari situs resmi Grammy.

Video BTS yang dihapus itu adalah penampilan Dynamite BTS pada Grammy Awards 2021 dan Butter pada edisi 2022. Keduanya kini tidak adap diakses di situs Grammy.

Melansir The Korea Times, Recording Academy belum memberikan penjelasan terkait penghapusan tersebut. Namun kuat dugaan penghapusan adalah imbas dari keputusan BTS yang memboikot Grammy Awards 2027.

Baca juga: Jennie BLACKPINK Siap Rilis Single Less than a Lover

Penghapusan Video Perpanjang Polemik

Penghapusan video BTS dilakukan hanya beberapa hari setelah ketujuh anggota BTS mengumumkan keputusan untuk memboikot Grammy Awards ke-69 yang akan digelar pada 7 Februari 2027.

Dalam pernyataan bersama yang dirilis 29 Juli lalu, BTS menyatakan tidak akan mengirimkan karya mereka untuk dipertimbangkan dalam ajang penghargaan tersebut.

Grup itu juga menegaskan harapan agar musik dapat diapresiasi berdasarkan kualitasnya, bukan dibedakan berdasarkan wilayah atau bahasa.

Keputusan tersebut dipandang sebagai bentuk protes terhadap kategori baru Best Asian Pop Music Performance yang diperkenalkan Recording Academy beberapa bulan lalu.

Kategori itu mensyaratkan lagu menggunakan setidaknya satu bahasa Asia agar dapat masuk nominasi.

Aturan tersebut menuai kritik karena dinilai berpotensi membatasi musisi Asia di kategori utama Grammy, terlebih album terbaru BTS, ARIRANG, didominasi lagu berbahasa Inggris.

Baca juga: Ekspor Album KPop Tembus Rp4,6 Triliun di Semester I 2026

Dukungan untuk BTS Terus Mengalir

Kontroversi itu turut mendapat perhatian dari sejumlah tokoh di Korea Selatan, termasuk CEO Hyundai Card, Ted Chung.

Melalui media sosial, Chung mempertanyakan alasan di balik pemisahan kategori berdasarkan bahasa.

“Apakah keliru jika melihat ini sebagai upaya memisahkan musisi Asia ke dalam kotak tersendiri? Dengan logika yang sama, apakah Bad Bunny atau Ricky Martin juga seharusnya hanya masuk kategori musik Latin?” tulis Chung.

Sebelumnya, CEO Recording Academy Harvey Mason Jr. mengatakan pihaknya menghormati keputusan BTS meski mengaku menyayangkan langkah tersebut.

Ia juga menegaskan kategori baru itu dibuat untuk memperluas pengakuan terhadap musisi Asia, bukan untuk membatasi mereka.

Namun, sejumlah pelaku industri musik menilai kategori regional justru berpotensi menciptakan batas baru bagi musisi non-Barat.

Alih-alih membuka peluang, pemisahan tersebut dikhawatirkan membuat mereka semakin sulit bersaing di kategori utama Grammy.

Setelah video penampilan BTS hilang dari situs Grammy, penggemar di berbagai negara mulai mengunggah ulang cuplikan Dynamite dan Butter di media sosial.

Bagi ARMY, penghapusan arsip tersebut tidak menghapus jejak penampilan BTS yang telah menjadi bagian dari sejarah Grammy.

Baca juga: Konser ENHYPEN Jakarta 2027: Penjualan Tiket dan Daftar Harganya