Jakarta – Menjaga kesehatan tulang, sendi, dan otot sejak usia muda menjadi pesan yang terus digaungkan Anlene melalui kampanye #AktifTanpaBatas.
Selama lebih dari 20 tahun, kampanye ini mengajak masyarakat membangun kebiasaan hidup aktif melalui edukasi dan berbagai kegiatan fisik sebagai upaya mencegah osteoporosis.
Sejak 2002, Anlene menjalankan inisiatif tersebut bersama Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan Perhimpunan Osteoporosis Indonesia (PB PEROSI).
Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa kesehatan tulang perlu diperhatikan sepanjang hidup, bukan hanya ketika memasuki usia lanjut.
Pentingnya edukasi tersebut juga terlihat dari hasil riset Anlene Bone Scan periode 2024–2025, yang menunjukkan kelompok Generasi X berusia 45–60 tahun memiliki risiko kehilangan massa tulang hampir dua kali lebih tinggi.
Riset yang sama menemukan bahwa individu yang kurang aktif berjalan kaki secara teratur memiliki risiko osteoporosis 1,4 kali lebih tinggi dibandingkan mereka yang rutin bergerak.
Temuan ini memperkuat pentingnya aktivitas fisik sebagai salah satu kebiasaan untuk menjaga kesehatan tulang.
Osteoporosis sendiri merupakan kondisi penurunan kepadatan dan kualitas massa tulang yang membuat tulang lebih rapuh dan rentan mengalami patah.
Kondisi ini kerap disebut silent disease karena dapat berkembang tanpa gejala yang jelas dan baru diketahui setelah seseorang mengalami cedera atau patah tulang.
President Director Lactalis Indonesia, Yauwanan Wigneswaran, mengatakan pencegahan osteoporosis perlu menjadi bagian dari perhatian masyarakat sejak usia produktif. Menurutnya, menjaga kesehatan tulang merupakan investasi kesehatan jangka panjang.
Baca juga: Mengenal Adenokarsinoma Paru yang Diderita Paus Leo XIV
“Melalui semangat kampanye #AktifTanpaBatas, kami ingin menegaskan kembali bahwa menjaga kesehatan tulang bukanlah hal yang baru dipikirkan saat memasuki usia lanjut, melainkan sebuah investasi kesehatan yang harus dilakukan sepanjang hidup,” ujar Yauwanan di Jakarta, Minggu (1/11/2026).
Untuk memperluas jangkauan kampanye, Anlene kembali menggelar OsteoWalk 10.000 Langkah di kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, dalam rangka memperingati Hari Osteoporosis Sedunia 2026.
Tahun ini, kegiatan tersebut juga menghadirkan kategori OsteoRun 5K bagi masyarakat yang gemar berlari. Kedua acara tersebut berlangsung pada Minggu (1/11/2026).
Selain aktivitas berjalan kaki dan berlari, peserta dapat mengikuti pemeriksaan kepadatan tulang gratis serta sesi edukasi mengenai kesehatan tulang, sendi, dan otot. Anlene juga menghadirkan kegiatan Osteorobic sebagai alternatif aktivitas fisik yang dapat diikuti masyarakat.
Untuk menjangkau peserta dari berbagai wilayah, rangkaian OsteoWalk 10.000 Langkah dan OsteoRun 5K juga diselenggarakan secara virtual pada 1–8 November 2026.
Dengan format ini, masyarakat di luar Jakarta tetap memiliki kesempatan untuk berpartisipasi dalam kampanye #AktifTanpaBatas.
Yauwanan menambahkan, masyarakat dapat memulai kebiasaan hidup aktif melalui langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten.
Selain rutin berjalan kaki dan melakukan aktivitas fisik sesuai kemampuan, pemenuhan nutrisi seimbang juga menjadi bagian dari upaya menjaga kesehatan tulang.
“Kami mengajak masyarakat untuk mengawali gaya hidup aktif melalui langkah-langkah sederhana namun konsisten, mulai dari rutin berjalan kaki, melakukan aktivitas fisik sesuai kemampuan, hingga memenuhi asupan nutrisi seimbang,” pungkasnya.
Baca juga: Konsumsi Gula Tinggi, Waktu Sikat Gigi Masyarakat Masih Belum Tepat




