Jakarta – Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards ke-29 mengumumkan para pemenang dari 67 kategori dalam malam puncak penghargaan yang digelar di Jakarta, Rabu (4/11/2026).
Mengusung tema “Ruang Nada Nusantara”, ajang ini memberikan apresiasi kepada musisi, pencipta lagu, serta pekerja kreatif di berbagai bidang produksi musik Indonesia.
Diselenggarakan oleh Yayasan Anugerah Musik Indonesia (YAMI), AMI Awards 2026 menghadirkan penghargaan dari beragam genre, mulai dari pop, rock, jazz, dangdut, hingga musik alternatif dan elektronik.
Sejumlah nama yang membawa pulang penghargaan di antaranya Tulus, Bernadya, Afgan, Lesti, Kunto Aji, Isyana Sarasvati, dan Idgitaf.
Tulus meraih penghargaan Artis Solo Pria Pop Terbaik melalui lagu “The Hijau”, sekaligus membawa pulang piala Karya Produksi Terbaik untuk lagu yang sama.
Sementara itu, Bernadya memenangkan kategori Artis Solo Wanita Pop Terbaik lewat “Rabun Jauh”. Idgitaf juga mencatatkan prestasi melalui album Berusaha di Bawah Hujan yang meraih Album Terbaik.
Di kategori lainnya, Afgan meraih penghargaan Artis Solo Soul/R&B Terbaik lewat “Kacamata”. Lesti memenangkan kategori Artis Solo Wanita Dangdut Terbaik melalui “Kura Kura Dalam Perahu”.
Berikut daftar lengkap pemenang AMI Awards 2026 berdasarkan kategori:
Baca juga: Sammy dan Kerispatih dalam Satu Panggung di Kenangan Festival
Bidang Pop
- Artis Solo Wanita Pop Terbaik: Bernadya – “Rabun Jauh”
- Artis Solo Pria Pop Terbaik: Tulus – “The Hijau”
- Duo/Grup Pop Terbaik: Perunggu – “Pikiran Yang Matang”
- Pencipta Lagu Pop Terbaik: Putra Permana dan Ari Lesmana – “Sesi Potret”
- Penata Musik Pop Terbaik: Yoseph Sitompul – “Teh Hijau”
- Album Pop Terbaik: iqro’ – Raim Laode (Produksi Halemia)
Bidang Rock
- Artis Solo/Grup/Kolaborasi Rock Terbaik: For Revenge dan Stand Here Alone – “uKYdS”
- Album Rock Terbaik: Jahanam – Black Horses (Produksi FireFly Records)
Bidang Jazz
- Artis Jazz Terbaik: Tohpati Bigband – “Secret Agent”
- Artis Jazz Alternatif Terbaik: Societeit de Harmonie – “Petir”
- Album Jazz/Jazz Alternatif Terbaik: Ungkapan – Societeit de Harmonie (Produksi Kuatimane Records)
Bidang Soul/R&B
- Artis Solo Soul/R&B Terbaik: Afgan – “Kacamata”
- Duo/Grup/Kolaborasi Soul/R&B Terbaik: Thee Marloes – “I’d Be Lost”
- Artis Solo Soul/R&B Alternatif Terbaik: Andien – “Jatuh Pelan”
- Duo/Grup/Kolaborasi Soul/R&B Alternatif Terbaik: Galdive – “20 Weeks”
Baca juga: Rosé BLACKPINK Tampil di LACMA Art+Film Gala 2026
Bidang Dangdut
- Artis Solo Wanita Dangdut Terbaik: Lesti – “Kura Kura Dalam Perahu”
- Artis Solo Pria Dangdut Terbaik: Rhoma Irama – “Senyum”
- Artis Solo Dangdut Alternatif Terbaik: Selfi Yamma – “Pelukan Nyata”
- Duo/Grup/Kolaborasi Dangdut Terbaik: Mila DA7 dan Valen DA7 – “Meleleh Bahagia”
- Artis Solo/Grup/Kolaborasi Dangdut Elektro Terbaik: Akbar Chalay dan Mingse – “Astaga Bercanda”
- Pencipta Lagu Dangdut Terbaik: Adibal – “Kura Kura Dalam Perahu”
- Penata Musik Dangdut Terbaik: Yusup Tojiri – “Kura Kura Dalam Perahu”
Bidang Lagu Anak-Anak
- Artis Solo Anak-Anak Terbaik: Etenia Croft – “Sahabat Terbaik”
- Duo/Grup/Kolaborasi Anak-Anak Terbaik: Prince Poetiray dan Quinn Salman – “Rukun Sama Teman”
- Pencipta Lagu Anak-Anak Terbaik: Arya Aditya Ramadhya, Ilman Ibrahim Isa, dan Anindyo Baskoro – “Sikilku Iso Muni (Kakiku Bisa Bunyi)”
- Penata Musik Lagu Anak-Anak Terbaik: Dwiki Dharmawan – “Rukun Sama Teman”
Bidang Alternatif
- Artis Solo Alternatif Terbaik: Kunto Aji – “Berani”
- Duo/Grup/Kolaborasi Alternatif Terbaik: Dongker dan Jason Ranti – “Disarankan Di Bandung”
- Album Alternatif Terbaik: Who Knows Where Life Will Take You? – Reality Club (Produksi Reality Club/Universal Music Indonesia)
Baca juga: BABYMONSTER Tampil Energik di Indonesia Arena
Bidang Keroncong
- Artis Keroncong/Stambul/Langgam/Asli Terbaik: Amrih Basuki Purnomo – “Langgam Telaga Sarangan”
- Artis Keroncong/Stambul/Langgam/Ekstra/Alternatif Terbaik: Krontjong Toegoe – “Jakarta Kota Raja”
Bidang Dance dan Elektronika
- Artis Solo/Grup/Kolaborasi Dance Terbaik: Dipha Barus dan Hindia – “Nafas”
- Artis Solo/Grup/Kolaborasi Elektronika Terbaik: White Chorus – “Mungkin”
Bidang Metal
- Artis Solo/Grup/Kolaborasi Metal Terbaik: Burgerkill – “Kontinum”
- Album Metal Terbaik: The Fallen God – Cloath (Produksi Hammersonic Records)
Bidang Rap/Hip-Hop
- Artis Solo Rap/Hip-Hop Terbaik: K3bi – “Doa”
- Duo/Grup/Kolaborasi Rap/Hip-Hop Terbaik: Iwa K dan Chicco Jerikho – “DOAMAT!”
- Album Rap/Hip-Hop Terbaik: Kasablanka – Basboi (Produksi HOMEBOi/EMPIRE)
Bidang Koplo
- Artis Solo/Grup/Kolaborasi Koplo Terbaik: Ndarboy Genk dan Banditoz Yaow 86 – “Kicau Mania”
Bidang Orkestra
- Karya Orkestra Terbaik: “Terima Kasih” – Naura Ayu (Penata Musik Ivan Tangkulung)
Baca juga: BLINGOUTKID Belajar Percaya Diri Lewat Like This Like That
Bidang Musik untuk Media Visual
- Album Film Scoring Terbaik: Na Willa: Music From The Motion Picture – Ofel Obaja (Produksi Visinema)
Bidang Musik untuk Teater/Film Musikal
- Lagu Teater/Film Musikal Terbaik: “Miliaran Manusia” – Original Cast Musikal Perahu Kertas, Dewara Zaqqi, Alya Syahrani, dan Trust Collective
Bidang Karya Produksi
- Karya Produksi Progresif Terbaik: “BURN” – Isyana Sarasvati dan Agt.Widi
- Karya Produksi Reggae/Ska/Rocksteady Terbaik: “Lodse” – Shaggydog, Rebellion Rose, dan The Glad
- Karya Produksi Kolaborasi Terbaik: “Sesi Potret” – enau dan Ari Lesmana
- Karya Produksi Original Soundtrack Terbaik: “Sikilku Iso Muni (Kakiku Bisa Bunyi)” – Luisa Adreena dan Azamy Syauqi
- Karya Produksi Grup Vokal Terbaik: “rollerblade” – no na
- Karya Produksi Lagu Berbahasa Daerah Terbaik: “Negoro Angin” – Denny Caknan
- Karya Produksi Instrumentalia Terbaik: “Dim Glow” – Indra Lesmana
- Karya Produksi Musik Global Terbaik: “Kidung Walisongo” – Hasyim Abubakar Yahya, Ki Heri Purwono, dan Mustafa Debu
- Karya Produksi Re-Aransemen Terbaik: “Salahi Aku (Ku Jatuh Cinta Lagi)” – Yovie Widianto, Andi Rianto, dan Rony Parulian
- Karya Produksi Blues Terbaik: “Don’t Fall In Love With a Rockstar” – Karina Christy
- Karya Produksi Folk/Country/Balada Terbaik: “Sedia Aku Sebelum Hujan” – Idgitaf
- Karya Produksi Kontemporer Terbaik: “Arangkak” – Adi Darmawan
- Karya Produksi Lagu Berlirik Spiritual Islami Terbaik: “Ketika Tangan dan Kaki Berkata” – Cakra Khan dan Chrisye
- Karya Produksi Lagu Berlirik Spiritual Nasrani Terbaik: “Melodi Cinta-Mu Tuhan” – Lyodra dan Iskandar Widjaja
- Karya Produksi Musik Etno Terbaik: “Kumuda Djiwa Gamelan (Mangkunegaran)” – Peni Candra Rini
- Karya Produksi Lagu Pesta Timur Terbaik: “Orang Baru Lebe Gacor (Tor Monitor Ketua)” – Ecko Show, Juan Reza, dan Chesylino
- Karya Produksi Hipdut Terbaik: “MMG (My Mine Gueh)” – Naykilla
Bidang Penunjang Produksi
- Produser Rekaman Terbaik: Kevin Pangestu – “Sesi Potret”
- Desain Sampul Album Terbaik: Xarein Studio – * (Jangan) Jatuh Cinta* karya Dee Lestari
- Tim Produksi Suara Terbaik: Eko Sulistyo dan Bennytho Siahaan – “kota ini tak sama tanpamu (Orchestra Version)” – Nadhif Basalamah dan Andi Rianto
- Video Musik Terbaik: “BURN” – Isyana Sarasvati dan Agt.Widi (Sutradara Shadtoto Prasetio)
- Tim Produksi Vokal Terbaik: Yandi ‘Bronsu’, Kevin Queency, Ogi Lugas, dan Ensemble Original Cast Musikal Perahu Kertas – “Miliaran Manusia”
Bidang Umum
- Pendatang Baru Terbaik: no na – “rollerblade”
- Album Terbaik: Berusaha di Bawah Hujan – Idgitaf (Produksi Idgitaf Musik)
- Karya Produksi Terbaik: Tulus – “Teh Hijau”
Selain penghargaan dalam 67 kategori, AMI Awards 2026 juga memberikan sejumlah penghargaan khusus.
HANA menerima International Special Awards untuk Japanese Popular Music. Tiga Lifetime Achievement Awards diberikan kepada Indrawati Widjaja, Tito Soemarsono, dan Zaenal Combo.
Penghargaan Legenda Musik Indonesia diberikan kepada A. Riyanto. Sementara itu, kategori Video Lirik Favorit yang dipersembahkan oleh YouTube dimenangkan oleh Idgitaf melalui lagu “Sedia Aku Sebelum Hujan”.
Baca juga: Angel Pieters Comeback dengan Mini Album Bertajuk “Rumah”




