Timothy Ronald Bangun Sekolah Ke-5 di Sumba Timur

William Ciputra23 Agustus 2026

Jakarta – Timothy Ronald kembali memperluas langkahnya di bidang pendidikan dengan membangun sekolah kelima melalui Ronald Foundation.

Kali ini, pembangunan sekolah dilakukan di Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur, sebagai bagian dari upaya membuka akses pendidikan yang lebih layak bagi anak-anak di wilayah terpencil.

Bagi Timothy, pencapaian finansial tidak berhenti pada kekayaan pribadi. Ia memandang kekayaan sebagai amanah yang harus digunakan untuk memberikan manfaat lebih luas.

“Misi gua adalah untuk membangun 1000 sekolah sebelum mati nanti, dan gua ingin membangun institusi yang bisa berdiri lama setelah sudah meninggal nanti dan membuat dunia sedikit lebih baik,” kata Timothy, dikutip Minggu (23/8/2026).

Pembangunan sekolah kelima di Sumba Timur menjadi bagian dari perjalanan menuju target tersebut.

Melalui sekolah yang dibangun, Ronald Foundation ingin menghadirkan ruang yang lebih layak bagi anak-anak untuk belajar, bermain, dan mengembangkan cita-cita mereka.

Bagi Timothy, pembangunan sekolah bukan sekadar menghadirkan bangunan fisik. Di baliknya terdapat kesempatan bagi anak-anak untuk memperoleh pengalaman belajar yang lebih baik

Baca juga: Komdigi Tegur YouTube Imbas Promosi Vape Libatkan Bocil

Membangun Pendidikan dari Timur Indonesia

Komitmen Timothy di bidang pendidikan telah berjalan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu proyek sebelumnya adalah pembangunan SMAK Santo Yoseph Pekerja Manola di Sumba Barat Daya, yang diresmikan pada 2024.

Sekolah tersebut dibangun untuk menggantikan bangunan yang sebelumnya menggunakan material bambu dan kayu dengan fasilitas permanen.

Selain ruang kelas, proyek tersebut juga dilengkapi sejumlah fasilitas pendukung seperti akses air bersih, lapangan olahraga, dan laboratorium komputer untuk menunjang kegiatan belajar siswa.

Ronald Foundation kemudian melanjutkan pembangunan fasilitas pendidikan di sejumlah daerah. Pada 2025, Timothy bersama Agatha Chelsea membangun taman kanak-kanak di Kupang.

Dalam perjalanan tersebut, target membangun 1.000 sekolah menjadi tujuan jangka panjang yang terus dibawa Timothy.

Baginya, satu sekolah dapat menjadi titik awal perubahan bagi anak-anak di wilayah yang selama ini memiliki keterbatasan akses pendidikan.

Kini, pembangunan sekolah kelima di Sumba Timur kembali memperpanjang perjalanan tersebut.

Bagi Ronald Foundation, pencapaian ini bukan garis akhir, melainkan satu langkah menuju visi yang jauh lebih besar: menghadirkan lebih banyak ruang belajar di berbagai wilayah Indonesia dan membangun institusi pendidikan yang dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang.

Baca juga: Langkah Pemprov DKI Atasi Tawuran di Jakarta