Tren Beauty Bergeser, Milenial-Gen Z Prioritaskan Wellness

William Ciputra17 September 2026

Jakarta – Rutinitas kecantikan kini tidak hanya soal skincare dan makeup. Milenial dan Gen Z rupanya menjadikan pola hidup sehat sebagai cara untuk merawat diri.

Menurut temuan McKinsey dalam riset Future of Wellness terungkap bahwa wellness menjadi bagian dari keseharian generasi muda. Bahkan industri ini mengalami perkembangan fantastis mencapai US$2 triliun.

Riset McKinsey ini melibatkan lebih dari 9.000 konsumen di China, Jerman, Inggris, dan Amerika Serikat, dengan melihat enam aspek wellness, yaitu kesehatan, tidur, nutrisi, kebugaran, penampilan, dan mindfulness.

Hasil riset menunjukkan hampir 30 persen Gen Z dan milenial di Amerika Serikat mengatakan mereka kini lebih memprioritaskan wellness dibandingkan setahun sebelumnya. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan generasi yang lebih tua, yang mencapai hingga 23 persen.

Pergeseran tersebut juga terlihat dari pola pengeluaran. Meski Gen Z dan milenial hanya mencakup 36 persen populasi dewasa di Amerika Serikat, kedua kelompok ini menyumbang lebih dari 41 persen pengeluaran tahunan untuk wellness.

Cara kedua generasi tersebut memandang wellness juga tidak sepenuhnya sama. Kesehatan dan tidur menjadi dua prioritas utama bagi Gen Z maupun milenial, meski urutannya berbeda.

Gen Z menempatkan penampilan yang lebih baik di posisi ketiga, sementara milenial lebih memprioritaskan mindfulness.

Menurut riset tersebut, meningkatnya perhatian Gen Z dan milenial terhadap wellness antara lain berkaitan dengan tingkat burnout yang mereka laporkan lebih tinggi serta kondisi kesehatan secara keseluruhan yang dinilai lebih buruk dibandingkan generasi yang lebih tua.

Paparan konten kesehatan di media sosial juga membuat kelompok usia muda lebih mudah terpengaruh dalam melakukan pembelian terkait wellness.

Baca juga: Menemukan Jeda dan Keseimbangan Melalui Ritual Wellness

Guardian Indonesia Ikuti Pergeseran Tren Wellness

Pergeseran cara generasi muda memandang wellness turut menjadi perhatian Guardian Indonesia.

Melalui agenda tahunan Guardian Wellness Journey Goes to Campus, Guardian memperluas edukasi mengenai kesehatan, kecantikan, dan perawatan diri kepada mahasiswa.

Pada 2026, program tersebut menyambangi delapan universitas di DKI Jakarta, Tangerang, Bandung, Jawa Tengah, Yogyakarta, hingga Surabaya, dengan target menjangkau sekitar 24.000 mahasiswa.

Rangkaian kegiatan dikemas melalui aktivitas edukatif dan interaktif yang berkaitan dengan kesehatan, kecantikan, serta self-care.

Managing Director Guardian Indonesia Bhavin Patel mengatakan kebutuhan generasi muda terhadap edukasi self-care semakin terlihat dari antusiasme universitas yang menjadi mitra program tersebut.

“Kehadiran Guardian tak hanya menjadi ajang pengenalan produk, tetapi juga ajang edukasi merawat diri dari luar dan dalam,” ujar Bhavin, dikutip Kamis (17/9/2026).

Guardian juga melihat adanya perubahan cara mahasiswa memaknai perawatan diri.

Menurut Bhavin, kelompok usia tersebut mulai bergeser dari sekadar mengejar aesthetic beauty menuju mindful wellness seiring proses pendewasaan.

Glow up sejatinya tak hanya dari polesan make-up, tetapi juga tercermin dari kebugaran tubuh,” katanya.

Melalui program tersebut, Guardian menggabungkan edukasi kesehatan dan perawatan diri dengan sejumlah aktivitas seperti Hair and Touch Up Zone, Scalp & Skin Analysis, konsultasi dan pemeriksaan kesehatan gratis bersama apoteker Guardian, photobooth, serta talk show dan workshop.

Program Guardian Wellness Journey Goes to Campus pada 2026 turut didukung sejumlah brand, di antaranya Glad2Glow, Azarine, Blackmores, Emina, Bodibreeze, Carasun, Next Prime Men, Ariul, dan In The Mood For.

Baca juga: Cara Memilih Produk Kecantikan yang Worth the Investment