Jakarta – Lenovo turut terlibat dalam produksi film animasi Forgotten Island. Keterlibatan ini merupakan bagian dari kolaborasi Lenovo bersama DreamWorks Animation untuk menyediakan workstation hingga infrastruktur data center.
Dalam kolaborasi tersebut, Lenovo menjadi penyedia pilihan untuk layanan komputasi, workstation, dan solusi teknologi bagi DreamWorks Animation.
Portofolionya mencakup workstation profesional, High Performance Computing (HPC), server, infrastruktur data center, hingga layanan dan dukungan enterprise.
Dukungan teknologi ini dibutuhkan karena produksi animasi modern melibatkan proses dengan kebutuhan komputasi tinggi.
Pengembangan aset digital, 3D modeling, simulasi, hingga rendering juga membutuhkan banyak proses iterasi untuk menyempurnakan detail visual.
“Kolaborasi Lenovo dengan DreamWorks Animation ini menegaskan peran krusial dari teknologi dan layanan mutakhir yang dapat disesuaikan dalam mendukung alur kerja kreatif yang kompleks serta memenuhi tuntutan produksi konten modern,” ujar Joni Irwanto, Sales Director – Key, Global & MM Account Business, Lenovo Indonesia.
Untuk kebutuhan para artist, technical director, dan profesional kreatif lainnya, DreamWorks Animation menggunakan Lenovo ThinkStation dan ThinkPad P Series Workstations.
Sementara itu, Lenovo ThinkSystem Servers dan High Performance Computing (HPC) digunakan untuk menangani pekerjaan yang membutuhkan kemampuan komputasi tinggi, seperti rendering dan animation pipelines.
Infrastruktur tersebut juga didukung Lenovo Neptune Liquid Cooling. Sistem pendinginan ini membantu menjaga performa sekaligus efisiensi dan stabilitas infrastruktur data center ketika menangani beban kerja yang tinggi.
Di sisi lain, Lenovo TruScale Infrastructure as a Service memungkinkan DreamWorks Animation menyesuaikan kapasitas komputasi berdasarkan kebutuhan produksi.
Baca juga: Lenovo Rilis Laptop AI dan Tablet untuk Kreator
Lenovo juga menyediakan Premier Support Plus untuk mendukung kebutuhan operasional studio.
Layanan tersebut mencakup bantuan 24/7, troubleshooting, dan dukungan teknis untuk membantu meminimalkan potensi downtime selama proses produksi.
Dukungan tersebut ikut memberikan peningkatan pada performa komputasi DreamWorks Animation. Penggunaan Lenovo Neptune™ Liquid Cooling, misalnya, menghasilkan peningkatan performa hingga 20 persen dibandingkan server dengan sistem pendinginan udara pada lingkungan render farm studio.
Peningkatan ini membantu mempercepat proses rendering dan memungkinkan tim melakukan iterasi dengan lebih cepat.
Pada sisi workstation, Lenovo ThinkStation P620 juga mencatat peningkatan performa aplikasi animasi hingga 25 persen dibandingkan workstation yang sebelumnya digunakan DreamWorks Animation.
Performa tersebut turut membantu mempercepat waktu loading dan membuat pengalaman kerja para artist menjadi lebih responsif.
Kebutuhan komputasi yang besar juga terlihat dari produksi The Wild Robot, ketika lingkungan data center DreamWorks Animation mencapai 98 persen utilisasi dan membutuhkan sekitar 300 juta compute hours.
Ekosistem teknologi yang dibangun Lenovo dan DreamWorks Animation kemudian mendukung slate produksi studio, termasuk Forgotten Island dan Shrek 5.
Infrastruktur yang dapat berkembang sesuai kebutuhan menjadi penting karena setiap proyek animasi memiliki beban kerja dan kebutuhan komputasi yang berbeda.
Hal ini juga terlihat pada Forgotten Island. Film yang memperkenalkan dunia fantasi Nakali tersebut menghadirkan karakter dan makhluk mitologis yang terinspirasi dari mitologi serta folklore Filipina.
Pembangunan dunia visual tersebut melibatkan rangkaian proses kreatif dan teknis yang kompleks.
Di tahap inilah perangkat workstation, server, HPC, serta infrastruktur data center menjadi bagian dari alur produksi yang berjalan di belakang layar.
Melalui kombinasi teknologi tersebut, Lenovo mendukung proses produksi DreamWorks Animation dari berbagai sisi.
Para artist dan tim teknis pun dapat menggunakan kapasitas komputasi yang tersedia untuk mengembangkan, menyempurnakan, hingga menghasilkan karya yang akhirnya hadir di layar.
Forgotten Island dijadwalkan tayang secara global mulai 25 September 2026 dan hadir di bioskop Indonesia mulai 2 Oktober 2026.
Baca juga: Rekomendasi Laptop Gaming Paling Worth It untuk Game Kompetitif


