Search

Jelajahi Kuliner Nusantara di 34 Mal hingga 1 November

William Ciputra•18 Oktober 2026

Kolaborasi WIG Culinary Festival dan D’Kamboja Heritage. (Dok. Istimewa)

Jakarta – Wonderful Indonesia Gastronomy (WIG) Culinary Festival 2026 digelar di 34 pusat perbelanjaan di Indonesia pada 7 Oktober–1 November 2026 untuk memperkenalkan kekayaan kuliner Nusantara sebagai warisan budaya dan daya tarik pariwisata.

Mengusung tema From Local Roots to Global Recognition, festival ini merupakan kolaborasi Wonderful Indonesia Gastronomy dengan Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI), didukung Bank Tabungan Negara (BTN) sebagai Main Bank Partner.

Selain itu, kegiatan ini juga merupakan lanjutan dari WIG 2026 yang sebelumnya digelar di Solo dan Yogyakarta pada 26 September hingga 4 Oktober 2026.

Pendiri sekaligus Ketua Indonesia Gastronomy Network, Vita Datau, mengatakan kuliner Nusantara menyimpan cerita tentang asal-usul bahan pangan, teknik pengolahan, hingga tradisi dan pengetahuan yang diwariskan lintas generasi.

“Melalui WIG Culinary Festival 2026, kami ingin menghadirkan kekayaan kuliner Nusantara lebih dekat dengan masyarakat agar kuliner Nusantara dikenal dan dihargai sebagai bagian dari warisan budaya serta menjadi daya tarik pariwisata Indonesia,” ujar Vita, dikutip Minggu (18/10/2026).

Pembukaan festival berlangsung di Kota Kasablanka, Jakarta, melalui kolaborasi dengan Festival Kuliner D’Kambodja Heritage by Anne Avantie.

Kolaborasi tersebut mengangkat kekayaan kuliner Semarang dan kawasan Joglosemar yang meliputi Yogyakarta, Solo, dan Semarang.

Baca juga: Lebih Dekat dengan Pelanggan, Bumi Lembur Kuring Hadir di PIM

Melalui pendekatan gastronomi, pengunjung dapat mengenal hubungan antara hidangan, bahan pangan lokal, teknik pengolahan, serta tradisi masyarakat yang membentuk karakter kuliner daerah.

Pengalaman ini membuat kegiatan menikmati makanan juga menjadi cara untuk memahami keragaman budaya Indonesia.

Festival ini melibatkan 34 pusat perbelanjaan di berbagai wilayah, termasuk Jakarta, Bandung, Denpasar, Solo, Yogyakarta, Pontianak, dan Palembang.

Jangkauan tersebut memungkinkan masyarakat mengenal kuliner dari berbagai daerah melalui lokasi yang dekat dengan aktivitas sehari-hari.

Ketua Umum APPBI, Alphonzus Widjaja, menilai pusat perbelanjaan dapat menjadi ruang bagi masyarakat untuk menjelajahi kuliner daerah sekaligus mengenal tradisi di balik setiap hidangan.

“Tidak bisa dipungkiri bahwa saat ini pusat perbelanjaan memiliki peran strategis untuk menghadirkan pengalaman yang dekat dengan keseharian masyarakat, termasuk dalam mengenal kekayaan kuliner Nusantara, baik yang otentik maupun yang terakulturasi,” ungkap Alphonzus.

Festival ini juga didukung BTN sebagai Main Bank Partner. Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas ekosistem transaksi ritel dan mendekatkan layanan perbankan dengan aktivitas masyarakat di sektor kuliner dan pusat perbelanjaan.

Direktur Network & Retail Funding BTN, Rully Setiawan, mengatakan perkembangan industri kuliner membuka peluang bagi perbankan untuk mendukung pelaku usaha sekaligus memperluas penggunaan layanan transaksi digital.

“Bagi BTN, kolaborasi ini menjadi kesempatan untuk memperluas kehadiran layanan perbankan dalam transaksi sehari-hari, sekaligus mendukung pelaku usaha kuliner dan UMKM agar semakin berkembang,” ujar Rully.

Melalui layanan balé by BTN, masyarakat dapat memanfaatkan layanan transaksi perbankan saat beraktivitas di pusat perbelanjaan yang menjadi lokasi festival.

Dukungan tersebut juga diarahkan untuk membantu pelaku usaha kuliner dan UMKM mengembangkan bisnisnya.

Berlangsung hingga 1 November 2026, WIG Culinary Festival menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk mengenal beragam hidangan, bahan pangan lokal, serta tradisi yang menyertainya.

Melalui pengalaman tersebut, kuliner Nusantara tidak hanya hadir sebagai bagian dari keseharian, tetapi juga sebagai kekayaan budaya yang berpotensi memperkuat daya tarik pariwisata Indonesia.

Baca juga: Gokuniku Bawa Pengalaman Kuliner Jepang ke Senopati